Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Berbisnislah dengan bahagia, Hiduplah dengan serius

Suatu ketika ada yang bertanya kepada pak Heppy Trenggono  begini, .. "Pak, mengapa banyak pengusaha muslim yang berjatuhan??" "karena mereka terlalu serius dalam berbisnis tetapi tidak serius dengan hidup" jawab beliau singkat Heppy Trenggono Dahi saya seketika  mengernyit . Itu jawaban baru saya dengar kali ini setelah beberapa tahun mendampingi aktivitas beliau di  Indonesian Islamic Business Forum (IIBF)  dan  Gerakan Beli Indoensia . Ternyata menurut beliau sebagai seorang pengusaha muslim dalam berbisnis punya aturan main sendiri. Riba ya jangan digunakan atau itu akan menjadi persoalan buat hidup maupun menjadi persoalan buat bisnis. Harta dan Rezeki juga sesuatu yang berbeda. Rezeki ada portalnya, mungkin kita dapat hartanya kalau rezekinya sempit akan selalu merasa kurang dan kurang. "Kalau bisnis yang dipelajari hanya ilmu ekonomi saja maka itu tidak akan cukup, tetapi bisnis juga ilmu kehidupan". Sudah tahu kan laporan ke-uanga...

Faktor Yang Paling Disukai Pembeli

Menjual adalah momok bagi sebagian besar orang, apalagi di Indonesia. Sering saya menjumpai orang tua yang menitipkan putra atau putrinya di perusahaan tempat saya nyantri dengan embel-embel, "..... boleh jadi apa saja, bayaran terserah tapi kalau bisa jangan disuruh jualan". Padahal jualan itu adalah ilmu yang dimiliki orang-orang sukses didunia ini. Obama datang ke Indonesia jualan boeing, menanyakan kontrak perpanjangan freeport, dll. Sederhanya begini mana yang lebih kaya, bayak jualan atau banyak beli? apakah china dikenal sukses hari ini karena banyak jualan atau karena banyak beli? Jualan adalah mentalitas kaya , artinya wajib bagi orang yang berkomitmen untuk menjadi orang kaya. Tidak mudah tetapi dengan terus mengasah diri hal itu akan terlewati. hal pertama yang harus dikalahkan adalah diri sendiri. selama masih berkeringat dalam menawarakan dan berjualan selama itu pula proses jualan masih akan terasa sulit. bangun kapasitas diri. Nah untuk membantu proses me...

Mengungkap keinginan konsumen

Ibu Susi, seorang pengusaha di Tanjung Priok - Jakarta yang menekuni produksi sabun cair berbagai jenis menanyakan kepada saya apa strategi yang harus dilakukan agar produk – produkya laku di pasar, pasalnya usaha yang digelutinya selama ini tidak mengalami kemajuan yang berarti setelah beberapa tahun ditekuni. Saat ini beliau sedang menyiapkan produk baru dalam kemasan yang berbeda yaitu sabun cair kemasan 1 liter, pertanyaan beliau kepada saya “apakah langkah saya sudah tepat? Menurut pak Heppy apakah produk ini akan mampu meningkatkan omzet perusahaan saya secara significant?” Inovasi, seperti yang dilakukan oleh Ibu Susi adalah sebuah keniscayaan dalam bisnis, malahan kalau kita hendak menyederhanakan pemikiran, berbicara mengenai fungsi bisnis sebenarnya hanya ada 2 saja yaitu Inovasi dan Marketing. Inovasi harus selalu dilakukan karena pasar selalu bergerak, kompetisi selalu bergerak, dan keinginan konsumen juga selalu bergerak. Kalau Indofood, Wingsfood, Unilever, dan pe...

Karena Hidup Tidak selalu Mudah

Kita selalu membayangkan indah sekali rasanya ya, jika hidup tanpa kesedihan dan kesusahan hidup, yang ada adalah selalu beruntung dan bahagia dalam hidup. Sayangnya bukan kita yang mengatur kehidupan ini, melainkan Dzat yang setiap jiwa ada dalam genggamannya, Pencipta apa yang ada dilangit dan di bumi. Dialah Yang Maha Esa. Sumber : Google.com Selama kita masih bernafas jangan pernah berfikir kesulitan akan benar-benar pergi tanpa kembali lagi pada kehidupan kita. Apakah persoalan kuliah, persahabatan, rumah tangga, bisnis, maupun yang lain. Mentalitas yang harus kita miliki adalah memberikan respo terbaik pada setiap kejadian. Itulah yang membedakan satu dengan orang yang lain. Bagaimana mungkin kesukaran akan hilang dari kehidupan kita sedang dengan itu Allah akan hapus dosa-dosa kita. Bagaimana mungkin masalah tidak akan datang lagi sedang dengan itulah Allah SWT akan menguji dan menaikan derajat kita. "....Siapapun manusianya dia bisa ditimpa persoalan sewaktu-w...