Suatu ketika ada yang bertanya kepada pak Heppy Trenggono begini, .. "Pak, mengapa banyak pengusaha muslim yang berjatuhan??" "karena mereka terlalu serius dalam berbisnis tetapi tidak serius dengan hidup" jawab beliau singkat Heppy Trenggono Dahi saya seketika mengernyit . Itu jawaban baru saya dengar kali ini setelah beberapa tahun mendampingi aktivitas beliau di Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) dan Gerakan Beli Indoensia . Ternyata menurut beliau sebagai seorang pengusaha muslim dalam berbisnis punya aturan main sendiri. Riba ya jangan digunakan atau itu akan menjadi persoalan buat hidup maupun menjadi persoalan buat bisnis. Harta dan Rezeki juga sesuatu yang berbeda. Rezeki ada portalnya, mungkin kita dapat hartanya kalau rezekinya sempit akan selalu merasa kurang dan kurang. "Kalau bisnis yang dipelajari hanya ilmu ekonomi saja maka itu tidak akan cukup, tetapi bisnis juga ilmu kehidupan". Sudah tahu kan laporan ke-uanga...